Judul                : Raden Patah : Pendiri Kerajaan Demak

Pengarang        : Sulistiono

ISBN                 : 978-602-97650-5-2

Tahun terbit     : –

Penerbit          : Pelangi Publishing

Abstrak             : 

Raden Patah merupakan anak raja Majapahit terakhir, yaitu raja Brawijaya V. Brawijaya V memperistri putri keturunan Cina, yang berasal dari Kerajaan Campa untuk dijadikan permaisuri. Ketika istrinya mengandung, Brawijaya V menikah lagi dengan seorang putri yang berasal dari negeri Cina untuk dijadikan permaisuri kedua. Karena tidak mau dimadu, permaisuri pertama Brawijaya V meminta agar dikembalikan ke asal negerinya yaitu Palembang. Atas perintah Brawijaya V, Arya Damar memperistri istri pertama Brawijaya V yang sedang mengandung Raden Patah dan menjadi raja di Palembang. Ketika dewasa, Raden Patah diberikan kekuasaan atas daerah Demak dan mendirikan Kerajaan Demak. (Febriani)

Raden Patah was the son of the last Lord of Majapahit, namely the King Brawijaya V. Brawijaya V merried a doughter of Chinese descent, who came from the Kingdom of Campa to be made his empress. When his wife pregnant, Brawijaya V married again with a daughter from China to become the second consort. Because she didn’t want to be a second wife, the first consort of Brawijaya V asked to back to her country, that is Palembang. Because of instruction from Brawijaya V, Arya Damar merried the first wife of Brawijaya V who was pregnant Raden Patah and he became Lord in Palembang. When he grew up, Raden Patah was given reign in Demak and establish Demak Kingdom. (Ami)

Buku ini dapat dipinjam gratis di Perpustakaan Monumen Pers Nasional, untuk mengecek ketersediaannya anda dapat mengunjungi tautan ini.