Monumen Pers Nasional Solo berpartisipasi  pada acara workshop Konservasi  Koleksi  Museum  bahan baku kertas yang berlangsung pada hari Kamis-Jum’at / 24-25 Agustus 2017 dengan mengirimkan 4 (empat) orang dari seksi Perservasi dan Konservasi: Rahayu Trisnaningsih, SS, Slamet Widodo, Febriani TW, S.Kom sebagai peserta dan Supardi, S.Sos, nara sumber membawakan  tema Pelestarian Informasi.

    Agung Krisyanto menyampaikan sambutan

Workshop yang berlangsung 2 (dua) hari tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Propinsi Jawa Tengah Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, diikuti  sekitar 70 orang peserta  dari berbagai museum dari solo dan sekitarnya, pelajar, mahasiswa, SKPD terkait. Pada sambutannya Agung Kristiyanto, S.Sos, Kepala seksi Pelestarian  mewakili Kepala Museum Jawa Tengah Ronggowarsito, mengharapkan peserta dapat pro aktif dalam mengikuti acara, agar dapat menggali lebih dalam lagi mengenali dan memahami  karakteristik bahan kertas/ bahan pustaka,  tentang pemeliharaan/ perawatan dan perbaikan, sehingga dapat melakukan tindakan secara preventif maupun kuratif.

    Nara sumber dari Monumen Pers Nasional

Workshop Koleksi Museum  juga menampil kan pembicara yang berkompeten dibidangnya antara lain:   Susanto Hadi dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Surakarta dengan tema Preservasi Bahan Pustaka / Arsip; Ari Swastika, SSi, MA dari Balai Konservasi Borobudur Magelang  mengambil tema,  Konservasi Kertas (Bahan Pustaka); Dr. Prasetyo Adi Wisnu Wibowo, M.Hum, FIB UNS, Penanganan Naskah di UNS dan Ali Mas’ad Direktur PT Indo Matra Fumiga Semarang menampilkan Pengendalian Rayap dan Fumigasi.

       Peserta memperhatikan dengan seksama

Dalam acara diskusi mencuat beberapa pertanyaan dari peserta mengenai karakteristik kertas, jenis dan penanganannya dan beberapa hal tentang perawatan pelestarian, perbaikan  benda koleksi, tindakan preventif maupun kuratif,  pengendalian hama dan penanganannya juga  mengenai  pelestarian nilai informasi yang terkandung dikoleksi  dengan alih media secara  digital. (Slamet Widodo).