Komitmen Pemkot untuk menyelenggarakan pasar murah akhirnya direalisasikan. Pasar murah yang diprioritaskan bagi warga miskin ( Gakin ) di Kota Solo itu akan digelar di halaman kompleks Balai Kota Solo, Sabtu besok ( 27/7 ) mulai pukul 08.00 WIB – selesai, sebanyak 1.500 warga miskin  ( Gakin ) di Kota Solo bakal menerima paket sembako dalam pasar murah tersebut. Kegiatan pasar murah yang melibatkan sejumlah pelaku usaha binaan SKPD itu., mendapat subsidi dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UMKM).

            Gakin dan warga umum juga berkesempatan membeli kebutuhan sandang dan pangan dengan harga terjangkau di 18 stan yang disediakan. Kabag Perekonomian Setda Solo, Triyana ,( 25/7 ), mengatakan paket sembako merupakan bantuan dari Kementerian Koperasi dan UMKM. Menurutnya, Gakin mendapat potongan hingga Rp45.000 untuk membeli sembako. “Paket senilai Rp60.000 dijual seharga Rp15.000. Isinya berupa beras, bihun, mie, telur, kecap, minyak goreng, gula dan produk UKM,”.

            Mengantisipasi kericuhan saat pemberian bantuan, pihaknya memberikan girik atau semacam karcis kepada Gakin penerima paket sembako. Triyana mengatakan karcis tersebut telah disebar Dinas Koperasi dan UMKM Solo melalui Kelurahan dan Kecamatan. Girik disebar menyesuaikan tingkat kemiskinan di masing-masing kecamatan. “Kami juga mewajibkan penerima bantuan membawa KTP. Hal ini untuk menghindari pemalsuan girik atau bantuan salah sasaran.”

            Terkait 18 stan pasar murah, pihaknya menyediakan deretan kebutuhan sandang pangan seperti telur, beras, kopi, buah-buahan, jarik, sarung, selendang, batik, buku tulis hingga elpiji 3 kilogram. Triyana mengungkapkan telur yang dijual bakal menyesuaikan harga kandang.            Sementara buah seperti jeruk, belimbing, dan semangka dijual di bawah harga pasar. “Jeruk seharga Rp14.500/kg dan belimbing Rp12.000/kg dijual Rp5.000/kg. Sedangkan semangka Rp4.500/kg dijual Rp5.000 per biji,” urainya.

            Untuk mengantisipasi aksi borong, Pemkot menetapkan batas maksimal pembelian sembako. Triyana menerangkan pembelian buah dibatasi 2 kg per orang. sedangkan telur dan beras masing-masing dijatah 5 kg per orang. “Kami juga menyediakan elpiji 3 kg seharga Rp12.500 per tabung. Maksimal pembelian dua tabung.”

            Kabag Humas dan Protokol Setda, Kenthis, menambahkan aparat kepolisian dan Satpol PP akan disiagakan untuk menjaga kondusivitas pasar murah. Selain menyediakan komoditas murah, kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menyajikan hiburan campursari untuk masyarakat. (Arnain Dian Agustin)